LOTIM LOMBOKita – Ratusan Dapur MBG di Kabupaten Lombok Timur dilaporkan mengalami penutupan operasional sementara akibat sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang belum memenuhi standar. Menyikapi hal tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lombok Timur menyatakan kesiapan untuk memberikan fasilitasi dan edukasi kepada para pengelola.
Kepala DLH Lombok Timur, H. Pathurrahman, menegaskan bahwa pihaknya berperan dalam memberikan pendampingan, khususnya terkait pengelolaan limbah agar tidak mencemari lingkungan. “Kami siap memfasilitasi, terutama dalam memberikan edukasi terkait pembuatan dan pengelolaan IPAL,” ujarnya.
DLH juga telah membantu dalam beberapa kegiatan pengangkutan sampah di lapangan. Pathurrahman menambahkan, pengelolaan limbah harus dilakukan secara tepat, baik untuk limbah cair maupun padat. “IPAL yang baik itu harus terkelola dengan benar, baik limbah air maupun limbah padatnya, sehingga tidak menimbulkan pencemaran lingkungan,” jelasnya.

