LOTIM Lombokita – PT Energi Selaparang salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Lombok Timur, dinilai belum optimal berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Karenanya, BUMD diingatkan selain untuk kesejahteraan masyarakat juga sebagai sumber PAD melalui deviden. Perusahaan Daerah ini dinilai belum memberikan upaya terbaiknya.
Hal itu di.ungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, HM Juaini Taupik saat mewakili Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy, pada acara Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Energi Selaparang,
Dikatakan Taofil, salah satu tantangan BUMD yaitu kinerja. sehingga melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Energi Selaparang ini, diharapkan ada terjadi peningkatan kinerja yang signifikan dari BUMD ini.
terutama peningkatan kinerja jajaran direksi dalam menyebarkan program perubahan di seluruh lini PT Energi Selaparang.
” sebuah organisasi yang mampu bersaing di era sekarang ini adalah organisasi yang mampu menjalankan kolaborasi dengan berbagai pihak,” katanya
Termasuk kreativitas juga harus terus diasah dengan mewujudkan berbagai rencana untuk mewujudkan daya saing.
Selain itu Sekda juga menekankankan agar kemampuan mengelola kritik. Kritik harus dipandang sebagai dukungan.
‘’Jangan lemah karena kritik, tapi harus besar karena kritik,’’ kata Sekda.
Sekda optimis dengan SDM yang dimiliki perusahaan daerah saat ini dapat meningkat kinerjanya. Peningkatan kinerja SDM secara indivudu diyakini akan memberikan kontribusi signifikan.
Pada acara yang dihadiri pula pimpinan DPRD Kabupaten Lombok Timur tersebut, Sekda memastikan BUMD ini tidak akan mendapatkan penyertaan modal dari dana APBD Kabupaten Lombok Timur

