LOMBOKita – Presiden RI Joko Widodo Senin (30/6) mengunjungi korban bencana gempa di wilayah kecamatan Sambelia.
Dalam kunjungannya itu, selain melihat dari dekat lokasi penampungan korban bencana gempa, presiden Jokowi juga memberikan santunan kepada korban yang meningfal dunia dan korban luka berat.
“Dalam kunjungannya, presiden memberikan santunan ke korban meninggal dunia masing masing Rp 15 juta,” ungkap Kabag Humas Setdakab Lombok Timur M Subhan. Senin (30/7/2018).
“Jumlah korban meninggal sebanyak 11 orang, 9 orang warga Sambelia dan 2 orang warga Sembalun,” ucapnya.
Presiden RI Joko Widodo juga meminta agar segera melakukan pendataan para korban by name bay adress.
“Kalau data lengkap, maka bantuan akan segera digelontorkan,” katanya, seraya mengatakan presiden juga menjanjikan akan berikan bantuan kepada korban yang bangunannya rusak.
Untuk bangunan rusak berat, jumlah bantuan akan diterima maksimal Rp 50 juta, rusak ringan Rp 10 juta. Dana tersebut akan diterima oleh korban melalui rekening bank, dan penggunannyapun akan dilakukan pengawasan.
BNPB diminta untuk segera melakukan verifikasi jumlah rumah yang rusak akibat gempa tersebut.
“Kejadian gempa di Lotim ini ditetapkan 7 hari tanggap darurat,” kata Subhan.

