Site icon LOMBOKita

Presiden Pastikan Penanganan Dampak Gempa Lombok Lancar

LOMBOKita – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo memastikan penanganan dampak gempa bumi yang terjadi di Lombok Timur Minggu, (29|7) berjalan baik.

Presiden bersama ‎Ibu Negara Iriana Joko Widodo didampingi Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi bersama istri pagi ini mengunjungi Kabupaten Lombok Timur, tepatnya lokasi yang terkena dampak gempa.

Seperti diketahui, pada hari Minggu, 29 Juli 2018, pukul 05.47 WIB, telah terjadi bencana gempa bumi berkekuatan 6,4 SR yang yang mengguncang wilayah Lombok, Bali dan Sumbawa. 

‎Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin dalam siarannya persnya menjelaskan, Presiden bersama ibu negara dan rombongan datang melihat langsung kondisi korban gempa yang terjadi di Lotim.

Ia menjelaskan,‎ Presiden dan Ibu Iriana menuju Kabupaten Lombok Timur dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU lepas landas dari Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin, Kabupaten Sumbawa pada pukul 07.00 WITA dan tiba di helipad Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Nusa Tenggara Barat, Kabupaten Lombok Timur pada pukul 07.30 WITA.

Selain itu turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi.

Sebelum memasuki kendaraan, Presiden mendengarkan laporan dari Kepala BNPB Willem Rampangilei tentang penanganan darurat dampak gempa.

Kemudian dari SPN, Kepala Negara dan Ibu Iriana bersama rombongan menuju lokasi pengungsian di Lapangan Madayin, Desa Madayin, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur.

Dalam peninjauan ini, Presiden ingin  memastikan bahwa penanganan dampak gempa dapat diselesaikan dengan cepat dan baik, seperti adanya bantuan pelayanan kesehatan, ketersediaan logistik dan kebutuhan dasar bagi pengungsi, serta tersedianya layanan pendidikan darurat.

” Presiden bertemu dengan warga yang terkena dampak bencana dan juga menyerahkan bantuan,” ujarnya. 

Dari Kabupaten Lombok Timur, Presiden melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Dompu dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU.

Presiden akan meresmikan Bendungan Tanju yang berada di Desa Tanju, Kecamatan Manggelewa. Setelah itu ‎siang harinya setelah meresmikan bendungan, Presiden akan kembali ke Kabupaten Sumbawa dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU.

Di Kabupaten Sumbawa, Presiden akan menyerahkan sertifikat tanah untuk rakyat dan berkunjung ke Universitas Teknologi Sumbawa (UTS).

Malam harinya, Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan akan kembali ke Jakarta dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan RJ-85 melalui Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

“Kunjungan Presiden di NTB sangat padat kegiatannya,” tandasnya.

Keterangan Foto : Presiden Joko Widodo bersama ibu negara Iriana dengan diampingi Gubenur NTB, KHM.Zainul Majdi melakukan kunjungan ke lokasi gempa di Lotim.

Exit mobile version