Site icon LOMBOKita

Plt Ketua Kwarcab Lotim Lepas Kontingen Kwarcab Lombok Timur Mengikuti Jamda Pramuka NTB

Keterangan FOTO: plt ketua Kwarcab Lotim melepas peserta mengikuti Jamda NTB di lemor

LOTIM LOMBOKita — Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Lombok Timur resmi dilepas untuk mengikuti Jambore Daerah (Jamda) Pramuka NTB Tahun 2025 yang akan digelar di Kebun Raya Lemor, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur.

Sebanyak 109 orang tergabung dalam kontingen tersebut, yang seluruhnya merupakan anggota Pramuka Penggalang. Rinciannya terdiri dari 96 orang peserta, 12 orang pembina pendamping, serta 1 orang pimpinan kontingen (Pinkon).

Pelepasan kontingen berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kepramukaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan akhir sebelum para peserta mengikuti Jamda NTB 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada 18–21 Desember 2025.

Jamda Pramuka NTB merupakan agenda strategis kepramukaan tingkat daerah yang bertujuan untuk membina karakter, meningkatkan keterampilan, memperkuat persaudaraan, serta menanamkan nilai-nilai kepemimpinan dan kebangsaan bagi generasi muda.

” Satu -satunya organisasi yang konsisten melakukan pembinaan nilai Pancasila dan kebangsaan bagi generasi muda, perkembangan teknologi informasi yang masif dapat meruntuhkan semangat persatuan jika generasi tidak ditempa dengan nilai kebangsaan yang berkelanjutan. Kata Plt. Ketua Kwarcab, H. Lalu Ahmadi, Kamis, 18 Desember 2025, ketika melepas kontingen peserta jamda.

Ia menekankan seluruh anggota Pramuka lombok timur agar terus menempa diri dengan ilmu pengetahuan sesuai perkembangan digital dan perkuat nilai kebangsaan.

” Tepuk tangan, Yel-yel merupakan bagian kecil dari metode atau media bangkitkan semangat untuk menciptakan manusia Pancasila,” imbuh ketua kwarcab terpilih pada muscab Oktober lalu.

Kontingen Kwarcab Lombok Timur diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, menjaga nama daerah, serta membawa pulang pengalaman berharga yang dapat diterapkan dalam pembinaan Pramuka di wilayah Lombok Timur.

Pengalaman di perkemahan yang didesain untuk mendekatkan diri dengan situasi sederhana agar bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari di lingkungan rumahnya masing-masing.

Exit mobile version