LOTIM LOMBOKita – Seorang pelajar sekolah dasar di Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur, Dalfin Guntur (9), ditemukan meninggal dunia di Pengempal Gomboh, Dusun Gubuk Tengak, Desa Surabaya, Kecamatan Sakra Timur, Senin (27/4).
Sebelum ditemukan meninggal, korban mandi bersama teman-teman seusianya. Saat teman-temannya naik dan bersiap pulang untuk mengaji karena sudah sore, korban masih berada di waduk. Korban sempat diajak pulang namun tidak menghiraukannya dan tetap mandi sendirian.
Menjelang magrib, orang tua korban mencari keberadaannya karena tak kunjung pulang. Pencarian bahkan diumumkan melalui masjid. Warga yang mendengar langsung turun membantu mencari korban ke waduk tersebut.
Setelah upaya pencarian, korban ditemukan di kedalaman sekitar 3 meter dengan kondisi kaki tertanam lumpur di dasar waduk. Warga kemudian mengevakuasi korban, namun nyawanya sudah tidak tertolong.
Tak lama kemudian petugas kepolisian datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan berkoordinasi dengan pihak keluarga. Keluarga mengikhlaskan kepergian korban sebagai musibah.
Kapolsek Sakra Timur, Iptu I Gusti Ngurah Ray, membenarkan pihaknya telah menerima laporan anak meninggal tenggelam di waduk yang ada di Desa Surabaya, Kecamatan Sakra Timur.
“Kita sudah terima laporan kasus tersebut. Orang tua mengikhlaskan kematian korban yang merupakan musibah,” terangnya.

