LOMBOKita – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Ardhi Rinjani Kabupaten Lombok Tengah meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian hasil audit keuangan tahun 2022.
Plt. Dirut PDAM Lombok Tengah, Bambang Supratomo menjelaskan, berdasarkan hasil audit keuangan yang dilakukan akuntan publik tahun ini menunjukkan pengelolaan keuangan PDAM cukup baik.
“Alhamdulillah, tahun ini kita mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian dalam pengelolaan keuangan” kata Bambang ditemui di ruang kerjanya, Senin (20/6/2022).
Seluruh indikator penilaian, katanya, baik dalam pengelolaan kas maupun manajerial internal PDAM dapat terpenuhi dan mendapat nilai yang cukup bagus.
Hasil audit yang cukup baik itu, menurut Bambang, akan menjadi pemacu dan pemicu semangat bagi PDAM untuk terus berbenah dan bisa menjadi lebih baik lagi di tahun-tahun yang akan datang.
Karena itu, Bambang mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran PDAM yang telah bekerja memberikan pelayanan yang optimal dan maksimal kepada seluruh pelanggan PDAM.
“Semoga jalinan kerjasama yang baik selama ini akan terus memperkokoh semangat kita untuk melayani seluruh masyarakat Kabupaten Lombok Tengah,” harap Bambang.
Kemudian terkait audit kinerja PDAM Lombok Tengah oleh BPKP, lanjutnya, saat ini masih berproses.
“Kita juga berharap semoga seluruh indikator yang dinilai menghasilkan yang terbaik bagi kita semua,” tutup Bambang.
Terpisah, Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri mengapresiasi kinerja PDAM yang berhasil meraih prestasi Wajar Tanpa Pengecualian hasil dalam pengelolaan keuangan yang diaudit oleh akuntan publik.
Prestasi tersebut, kata bupati, menunjukkan pengelolaan keuangan di perusahaan daerah milik Kabupaten Lombok Tengah itu cukup baik.
“Semoga hasil kinerja pengelolaan keuangan itu dapat meningkatkan pelayanan yang semakin optimal kepada pelanggan,” kata bupati.
Bupati meminta seluruh jajaran PDAM Kabupaten Lombok Tengah untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih.
Bupati juga meminta keterlibatan seluruh masyarakat dan stakeholder di daerah ini agar terus menjaga kelestarian alam dan lingkungan di daerah-daerah penyangga sumber mata air. Dengan demikian, air ketahanan air akan terus terjaga untuk melayani seluruh masyarakat di daerah ini.
“Masyarakat yang menjaga, PDAM yang mengelola secara profesional, dan hasilnya akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan,” tandas bupati.

