Site icon LOMBOKita

Pamong Praja Loteng Divaksin, Kasat: Rasanya Lebih Sakit Digigit Semut Merah

LOMBOKita – Vaksinasi pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19 di jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lombok Tengah mulai dilakukan.

Kasat Pol PP Kabupaten Lombok Tengah, Drs. H. Lalu Aknal Afandi, MM menjelaskan, kegiatan vaksinasi tahap persebut akan berlangsung selama tiga hari, mulai Senin-Rabu.

“Vaksinasi tahap pertama untuk 170 orang dengan pengaturan jadwal 60 orang pada hari pertama, 60 orang hari kedua dan 50 orang pada hari ketiga,” kata Lalu Aknal Afandi.

Kegiatan vaksinasi ini akan diprioritaskan kepada para pejabat struktural, 12 Danru Kecamatan, anggota penjaga Kantor Bupati, Pendopo, dan regu piket Markas Besar Satpol PP Lombok Tengah.

Vaksinasi yang dilakukan di aula Kantor Satpol PP Lombok Tengah itu dilakukan oleh petugas kesehatan PKM Batujai.

“Ada lima orang anggota Pol PP yang tidak dapat divaksin karena terkendala riwayat kesehatan, dan mereka yang sudah divaksin tidak memiliki keluhan setelah menjalani proses observasi selama 30 menit dan kemudian mendapatkan Kartu Vaksinasi Covid-19,” jelas Lalu Aknal.

Sebagai penerima vaksin pertama di jajaran Satpol PP, H. Lalu Aknal Afandi mengaku merasa lebih tenang dan percaya diri setelah mendapat vaksin.

“Alhamdulillah merasa lebih tenang dan percaya diri. Sebab dengan divaksin, kita akan lebih sehat dan daya tahan tubuh semakin kuat dan meningkat,” aku Lalu Aknal Afandi.

Bagaimana rasanya divaksin?, Lalu Aknal menjawab, lebih sakit digigit semut merah.

Meski sudah divaksin, kata Lalu Aknal, protokol kesehatan masih harus tetap dijalankan untuk mematuhi aturan pemerintah, terutama menggunakan masker.

Exit mobile version