LOMBOKita – Mahasiswa KKN Tematik Universitas Mataram penempatan desa Pohgading Timur periode 2021/2022 yang bertemakan RPL (Prumah Pangan Lestari) mulai melakukan sosialisasi sekaligus pelaksanaannya mengenai mengenai program kerja utama mereka yaitu Zero Waste di sepuluh wilayah desa Pohgading Timur yaitu, Wilayah Geguru, Wilayah gegurun timuk, Wilayah Gegurun Lauk, Wilayah Bagek Gaet, Wilayah Bagek Gaet Selatan, Wilayah Bagek Kembang, Wilayah Bagek Lawang, Wilayah Aik Sepolong, Wilayah Sukamulia, dan Wilayah Dasan tengak.
Sosialisasi dimulai dari wilayah Bagek Gaet dan Bagek Gaet Selatan. Sosialisasi didampingi oleh Kepala Wilayah (KAWIL) masing-masing dengan sistem door to door dimana sebelumnya telah diinformasikan melelui corong dan dilakukan pemberitahuan kepada RT di masing-masing wilayah.
Sosialsisasi mengelei program zero waste cukup menarik perhatian masyarakat terutama kalangan ibu-ibu. Hal tersebut dikarenakan pada saat sosialisasi mahasiswa KKN memaparkan bahayanya sampah plasitik bagi lingkungan, dan memaparkan apa itu program zero waste secara sederhana dan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti dan ringan sehingga masayarakat mudah menangkap maksud dari program tersebut.
Selian itu, dalam pemaparan tersebut mahasiswa KKN sedikit menjelaskan kegunaan dari sampah plastik yang didapatkan melelui kegiatan zero waste yang dilakukan yaitu, sebagi wadah tanam dari salah satu program utama mahasiswa KKN yaitu, Kebun Mini Hidroponik guna mengedukasi masyarakat mengenai pemanfaatan pekarangan sebagai upaya mandiri pangan warga masyarakat desa dan pemanfaatan limbah botol plastik.
Sampah plastik yang didapatkan melelui program zero waste kemudian disiapkan oleh mahasiswa sebagai wadah tanam pada program Kebun Mini Hidroponik, mulai dari menyortir, memotong, mencuci, mengecat, dan melubangi sehingga siap sebagai wadah tanam hidroponik sistem Wick.
Lokasi sosialisasi program Kebun Mini Hidroponik di rumah KAWIL Bagek Gaet sekaligus sebagai lokasi percontohan untuk wilayah Bagek Gaet.
Pada saat sosialisasi program Kebun Mini Hidroponik terlihat warga cukup antusisas dan tertarik dengan cara tanam yang dianggap berbeda dari cara tanam konvensional dengan media tanah. Dimana pada program Kebun Mini Hidroponik menggunakan media tanam berupa air yang mana pemberuian nutrisi dapat diatur sendiri ditambah tidak memerlukan tempat yang luas, wadah dapat menggunakan barang yang tidak terpakai dan dapat memperindah pekarangan, dan dapat diterapkan untuk beberapa jenis sayuran.
Selain itu setelah dipaparkan manfaat, kelebihan, cara membuat wadah tanam, dan cara perangkaian dari model tanam hidroponik sistem wick warga ingin mencoba secara mandiri di rumah masing-masing. Untuk itu, mahasiswa KKN membagikan secara gratis benih, bibit, dan nutrisi yang dibutuhkan untuk model hidroponik sistem wick.
Adapun bibit sayuran yang dibagikan disalurkan oleh Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB secara gratis sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga warga desa Pohgading Timur.
Untuk respon sembilan wilayah lainnya kurang lebih sama dengan wilayah pertama. Hal ini sejalan dengan ungkapan Pak Rian selaku KAWIL Gegurun Timuk “Untuk masalah antusisme warga desa pohgading timur dan pada khususnya wilayah Gegurun Timuk mengenai hal baru atau suatu inovasi sangat tinggi dek, apalagi ini kan biasanya orang menanam sayuran di ladang di tanah, tapi yang adek bagi ilmunya ini menanam di air ditambah inikan hasilnya dapat mereka konsumsi sendiri bersama keluarga”.
Untuk program Kebun Mini Hidroponik ini akan terus dilakukan pengontrolan untuk percontohan di rumah KAWIL masing-masing wilayah secara rutin dua kali dalam sepekan. Setelah itu, hasil dari Kebun Mini Hidroponik tersebut dapat di nikmati oleh KAWIL atau warga lainnya.
Nama-nama Kelompok KKN Tematik Unram di Desa Pohgading Timur Kabupaten Lombok Timur:
Wahyu Dwi Anggar. Matematika. FMIPA
Kamalatul Azmi. Matematika. FMIPA
Andika Maulana. Ilmu Hukum. F.Hukum
Destia Pratiwi. Teknik Pertanian. Fatepa
Muh. Zulfikriadin. agribisnis. Pertanian
Baiq Ajeng Aprilia Ulymaz. Pen. Matematika.FKIP
Islahul waton. Manejemen. FEB
Roby handika. Tehnik elektro. FT
Elizabeth kosamah. Manejemen.FPB
Luk luk il lail witri. Peternakan. Faterna
Farida Apriani. Budidaya perairan. Faperta
Wahyuningsih. PPKn. FKIP

