Site icon LOMBOKita

Malam Ini Motor-motor Pebalap WSBK Mandalika Tiba di Lombok

LOMBOKita – Seluruh kendaraan balap yang akan digunakan pada event MOTUL FIM Superbike World Championship (WSBK) Pirelli Indonesian Round, malam ini tiba di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM).

WSBK pirelli Indonesian Round akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Street Circuit, The Mandalika, Lombok, NTB pada 19-21 November mendatang.

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Zulkifliemansyah dalam postingan di akun pribadi media sosialnya mengatakan, motor-motor tersebut berikut logistik lain untuk ajang balapan internasional itu dibawa menggunakan pesawat Qatar Air dari Doha menuju Lombok, Nusa Tenggara Barat

“Alhamdulillah malam ini Motor2 yg akan di Gunakan dalam World Superbike 19 sd 21 November ini di Mandalika sdh tiba di Lombok dgn Menggunakan Qatar Air yg langsung terbang dari Doha ke Lombok. Begitu juga dgn logistics Lain utk World Superbike ini..,” tulis gubernur yang disambut warganet.

Dalam postingan itu, nampak gubernur berdiri menyaksikan langsung kedatangan pesawat cargo berbadan lebar itu.

“Kita hanya bisa berdoa pada Allah agar semuanya lancar dan menjadi penyemangat kita semua utk bangkit setelah Pandemi Covid yg melelahkan..,” imbuh gubernur.

Didampingi otoritas Angkasa Pura, Gubernur NTB berharap WSBK menjadi momentum kebangkitan ekonomi Indonesia, khususnya di NTB. Terlebih sudah dua tahun terakhir Covid-19 menyapa.

Sementara itu, Carles Jorba, Operational Director Dorna Sports S.L, menjelaskan terkait logistik superbike dan MotoGP yang dihandle Dorna Sports ini. Menurutnya, aktivitas ini bukan hanya memindahkan semua material antara negara Eropa yang saling menempel, Namun sering juga memindahkan semua material antar benua.

Material yang harus dipindahkan antarsirkuit dalam gelaran MotoGP adalah sekitar 260 ribu kg atau 260 ton. Dimana 210 ton merupakan material tim MotoGP, Moto2 dan Moto3 sekaligus event tambahan seperti Rokie Cup dan 50 ton adalah material Dorna sendiri sebagai EO nya.

Disebutkan Charles Joba, 50 ton material milik Dorna, mencakup semua peralatan pengukuran, sumber listrik, sampai peralatan televisi, safety car, pemancar dan lainnya dibawa semua. Dari 210 ton material Tim ini semua dikemas menjadi sekitar 300 box/petikemas.

Masing masing tim memiliki bobot material bawaan sekitar 10-12 ton. Sedangkan untuk Tim moto2 dan moto3 adalah sekitar 4-6 ton per tim.

Exit mobile version