Site icon LOMBOKita

Mahasiswa KKN Unram Desa Medana Ajarkan Pemasaran dan Pembukuan UMKM Berbasis Digital

LOMBOKita – Dampak pandemi Covid-19 tentunya sangat mempengaruhi roda kehidupan. Baik dari sector Kesehatan, Pendidikan, dan juga sector ekonomi. sangat terasa di dunia bisnis dan ekonomi.

Dengan keaadaan ini tentunya mengakibatkan penurunan ekonomi secara drastis karena adanya pemberlakuanan sosial distancing serta pembatasan secara mikro. Terutama bagi pelaku UMKM yang berlokasi di Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara.

Rata-rata pelaku UMKM di daerah tersebuthanya melakukan penjualan melalui offline saja, dan tentunya mereka harus segera beradaptasi untuk tetap bisa bertahan. Para pelaku usaha harus memutar otak untuk bisa memasarkan produk atau jasa mereka ke konsumen, sebagai strategi brand bertahan di tengah pandemi virus corona.

Oleh karena itu, Mahasiswa KKN UNRAM Medana melaksanakan kegiatan pelatihan Pemasaran Dan Pembukuan UMKM Berbasis Digital untuk pemulihan ekonomi dimasa pandemi. Kegiatan ini dihadiri sejumlah peserta yang diantaranya juga perangkat desa setempat dan pelaku usaha UMKM. Memberikan materi pelatihan dan pemberian pengetahuan mengenai bagaimana pemasaran digital dan pembukuan digital yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM di desa Medana, Tanjung, Lombok utara.

Kegiatan ini digelar bertempat di rumah kepala dusun gol, Desa Medana, Tanjung, Lombok Utara (10/7/2021).

Pada pelatihan ini, dititik beratkan pada teknik kemasan produk dimana hal ini mempengaruhi psikologi konsumen agar membeli produk dan bagaimana cara memasarkan produk melaui sosial media sehingga dapat menunjang pemasaran produk UMKM. Pelaku UMKM harus menyadari pentingnya desain pada kemasan suatu produk. Pengusaha UMKM harus mengamati tren pasar bahkan jika bisa menciptakan tren baru, sehingga produknya dapat bersaing dan memiliki nilai daya jual yang tiggi.

Selain harus memperhatikan kualitas suatu produk, pelaku usaha juga harus memperhatikan tampilan atau desain kemasan produknya, untuk menarik perhatian dan minat konsumen. Dalam mendesain kemasan suatu produk, banyak hal yang harus diperhatikan seperti warna, ukuran kemasan, tampilan yang inovatif, serta identitas pelaku usaha.

Meskipun produksi UMKM skalanya belum besar namun untuk mendapatkan perhatian dari konsumen, tentunya desain kemasan menjadi salah satu strategi dalam penjualan. Selain memberikan arahan tentang pemasaran dan branding produk, pada sosialisasi ini juga diberikan materi bagaimana mengatur pembukuan UMKM berbasis digital untuk memudahkan dalam memanajemen pengeluaran, pemasukan, transaksi, info laba dan informasi-informasi penting lainnya yang dibutuhkan oleh pelaku UMKM.

Para peserta yang hadir dalam kegiatan sosialisasi ini sangat antusias ketika sesi review terhadap kemasan produk UMKM mereka. Pada sesi ini, narasumber memberikan masukan mengenai desain kemasan UMKM seperti label kemasan yang harus mengikuti bentuk kemasan, membuat inovasi dalam kemasan dan mengutamakan kemasan lokal yang menunjukan identitas daerah.

Sementara itu, salah satu mitra peserta pelatihan menceritakan bahwa dirinya dimasa pandemi ini mengalami penurunan omset penjualan. Dengan adaya pelatihan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Unram 2021 ini, para pelaku UMKM diharapkan mampu mengembangkan usahanya menjadi lebih kreatif dan inovatif sehingga bisa berkembang lebih maju dan bisaa meningkatkan perekonomian dan taraf hidup masyarakat dalam menghadapi pandemic Covid-19.

Exit mobile version