Site icon LOMBOKita

Kukuhkan Pengurus MKKS SMP Kabupaten, Kadisdikbud Lotim Minta Fokus Angkat Prestasi Sekolah

LOTIM LOMBOKita – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, M Nurul Wathoni, mengukuhkan pengurus MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) SMP tingkat Kabupaten Lombok Timur periode 2026–2029 di aula SMPN 1 Pringgasela, Kamis (23/4).

Pengukuhan ini dilakukan setelah pemilihan pengurus baru awal April lalu. Dalam pemilihan tersebut, M. Nasir yang saat ini menjabat sebagai Kepala SMPN 1 Pringgabaya terpilih sebagai ketua, mengungguli kandidat lainnya.

Salah satu pengurus MKKS Lombok Timur, Sahman, menegaskan pengukuhan dipercepat agar pengurus baru segera bekerja. “Banyak agenda rutin sekolah dan kementerian yang harus disukseskan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur M Nurul Wathoni dalam. sabutannya berharap MKKS menjadi wadah pembinaan kualitas dan kapasitas kepala sekolah agar semakin profesional. Ia menekankan pentingnya peningkatan kemampuan manajerial serta orientasi pada prestasi, baik layanan sekolah maupun prestasi siswa dan guru, mencakup akademik dan nonakademik.

Lebih jauh, Wathoni meminta program kerja MKKS segera disusun dan dikoordinasikan dengan Bidang SMP Dikbud untuk dapat direalisasikan. serta program harus realistis, terutama dalam menyukseskan program kementerian seperti Gerakan Anak Indonesia Hebat, Sekolah Asri, dan program prioritas lainnya yang dapat dikombinasikan dengan potensi masing-masing sekolah.

“Mari fokus pada bagaimana MKKS bisa menjadi ruang bagi kepala sekolah berbagi praktik baik dan saling menguatkan. Bebaskan MKKS dari praktik-praktik pungli dan ruang gelap untuk mengatur pengadaan barang seperti buku atau sejenisnya,” tegas Wathoni.

Ia menambahkan, MKKS harus menjadi wadah berbagi program dan informasi untuk meningkatkan kualitas SDM guru agar semakin profesional.

Sementara itu, Ketua MKKS terpilih, M. Nasir, menyatakan komitmennya untuk membawa MKKS semakin maju. Ia akan mengandalkan kekompakan pengurus dan anggota serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Dikbud.

Exit mobile version