LOTIM LOMBOKita – Dari puluhan ribu jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Lombok Timur, ternyata, KPP mencatat ada 3700 lebih ASN Lombok Timur yang belum melaporkan SPT pajak tahunan.
Hal itu terungkap saat Kepala KPP Pratama Praya bersama Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara KPPN Selong, menghadap Penjabat Bupati Lotim HM Juaini Taofik, baru baru ini
Kepala KPP Pratama Praya, Widi Pramono, dihadapan Pj Bupati mengatakan, pihaknya mencatat dari 11 ribu lebih ASN Lombok Timur, ada 3700 lebih yang belum melaporkan SPT pajak tahunan,
“Jikalau hingga batas akhir, ASN yang belum melapor melakukan pelaporan, maka Lombok Timur menjadi kabupaten yang 100 persen ASNnya melaporkan SPT pajak tahunannya,” sebutnya.
Sementara itu PJ Bupati Lotim HM Juaini Taofik mengatakan, terhadap masih banyaknya ASN yang belum sampiakan laporan SPT pajak tahunan, berharap untuk segera menyelesaikan laporan SPTnya.
“Terhadap masoh adanya ASN yang belum laporkan SPT pajak tahunannya. Meminta Penjabat Sekda, untuk menindaklajuti, mendorong ASN yang belum laporkan SPT pajaknya, supaya sebelum batas waktu 31 Maret, laporan SPT tersebut sudah disampaikan,” ucapnya.
Dihadapan Kepala KPP Pratama Praya dan KPKN, Pj Bupati juga, mengatakan tahun keoptimisan penerimaan pajal tahun 2024 akan alami peningkatan, seiring peningkatan APBD 2024.
” penerimaan pajak 2023 alami sedikit penurunan, tidak.lepas karena struktur APBD Lotim ralitif kecil dibanding tahun 2022,” ucapnya, sehingga dirinya optimis tahun 2024, pajak yang akan di terima akan alami peningkatan dari tahun sebelumnya.
” kolaborasi dengan semua instansi pemerintahan, pajak yang akan diterima akan alami peningkatan,” sebutnya

