Site icon LOMBOKita

Keren, Polisi Amankan 12 Ton Kokain di Kolombia

LOMBOKita – Polisi mengamankan 12 ton lebih kokain dari kelompok kejahatan papan atas Kolombia pada Rabu, penyitaan terbesar dalam perang melawan perdagangan narkotika, kata Presiden Juan Manuel Santos.

Kokain, dengan nilai pasar Amerika Serikat diperkirakan Santos sekitar 360 juta dolar AS, ditemukan tersimpan di bawah tanah pada empat perkebunan di kawasan penanaman pisang Provinsi Antioquia, dekat perbatasan Kolombia dengan Panama.

“Berkat gerakan polisi dengan intelijen luar negeri, dari negara sahabat, penyitaan terbesar dalam sejarah ini dapat dilakukan,” kata Santos di markas polisi, tempat kokain tersebut diletakkan dalam paket terpajang.

Santos menghubungkan kokain dengan kelompok perdagangan obat terlarang dikenal sebagai Keluarga Gulf, salah satu ancaman terbesar keamanan sejak kesepakatan perdamaian ditandatangani pada tahun lalu dengan pemimpin gerilyawan Marxis Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC).

Penyitaan itu terjadi berawal dari keresahan Amerika Serikat, sekutu setia Kolombia dalam perang melawan perdagangan narkotika, atas peningkatan budidaya koka, dan akibat kritikan yang dilayangkan terhadap pemerintah dari anggota parlemen oposisi, yang mengatakan bahwa dikhawatirkan kelompok kejahatan baru akan mengisi kekosongan kekuasaan yang ditinggalkan oleh FARC.

Santos, yang akan melepaskan jabatannya tahun depan, telah berjanji untuk mengirim 80.000 anggota militer dan polisi ke daerah-daerah yang pernah dikuasai oleh FARC, dalam upaya mencegah kelompok perdagangan narkotika baru mengisi kekosongan kekuasaan.

Empat orang ditangkap dalam operasi yang berlangsung selama tiga hari itu, menurut sebuah pernyataan pihak polisi.

Kelompok Keluarga Gulf dipimpin oleh seorang buronan, Dairo Antonio Usuga, yang dikenal juga sebagai Otoniel. Amerika Serikat menawarkan hadiah hingga 5 juta dolar AS untuk pemberi informasi yang dapat membantu penangkapannya.

Selain narkotika, kelompok tersebut juga menguasai pertambangan gelap dan diperkirakan 1.500 anggota, sebelumnya bertugas di barisan kelompok paramiliter sayap kanan.

Kolombia adalah salah satu penghasil terbesar kokain di dunia, dengan menghasilkan sekitar 910 ton per tahun, kata data Penegak Hukum Kejahatan Narkotika Amerika Serikat. Polisi anti-narkotika Kolombia menyita 362 ton kokain pada tahun ini.

Exit mobile version