Site icon LOMBOKita

Kebaikan Memelihara Kuku Tetap Pendek

LOMBOKita – Siapa bilang kita rugi kalau berkuku pendek? Karena katanya kuku yang panjang terlihat cantik dan eksotis. Artinya sebaliknya, kuku yang pendek kurang enak dipandang. Eits, jangan salah, kuku yang pendek malah banyak manfaatnya loh.

1. Lebih Menyehatkan

Tangan kita udah jadi anggota tubuh yang paling banyak mengandung kuman, karena sering nempel dimana-mana. Kalau ditambah kuku yang panjang dan jarang dibersihkan, kuku bisa menjadi sarang kuman nomor wahid yang menyebabkan kita mudah sakit. Kuku yang terpotong pendek dan rapi akan menghindarkan kita dari berbagai infeksi.

2. Lebih Memudahkan

Saat mengetik, memasak, mandi, dan lain sebagainya, akan lebih mudah dan higienis ketika jari kuku kita pendek-pendek. Repot kan kalau karena kuku jari yang panjang dan nggak bersih, masakan yang kita sentuh-sentuh malah bikin sakit perut setelah dimakan. Dan ketika akan membersihkan kuku, yang pendek akan lebih mudah dibersihkan karena kotoran-kotoran akan mudah dijangkau.

Ketika kita mengetik agar kuku tidak menyentuh tombol keyboard yang lain, punya kuku pendek dan rapi jelas suatu keuntungan. Dan kabarnya, mengetik di smartphone dengan kuku yang panjang akan menghabiskan waktu yang lebih lama.

3. Lebih Terlindungi

Beda dengan kuku pendek yang tumpul, pemilik kuku panjang bisa lebih mudah cidera. Misalnya saat menggaruk kulit yang gatal atau yang lainnya. Kuku yang panjang bisa membuat kulit tubuh lecet-lecet.

4. Hemat Biaya

Kuku yang panjang pasti bikin pemiliknya gatel pengen ngerawat atau ngemacem-macemin kukunya. Padahal biaya pedicure and manicure nggak murah, Sob. Daripada maksain perawatan kuku panjang, yang sebenarnya jauh lebih baik kalau semua orang berkuku pendek, lebih baik uangnya ditabung atau disedekahkan.

5. Melaksanakan Amalan Yang Berpahala

Wuih, asik kan kalau dengan memotong kuku agar pendek dan memotongnya di hari jum’at bisa menambah amalan pahala kita? Imam An-Nawawi mengatakan, “Imam Asy-Syafi’i dan para ulama Mazhab Syafi’iyah rahimahumullah menegaskan dianjurkannya memotong kuku dan mencukur rambut-rambut di badan (kumis dan bulu kemaluan, pen.) pada hari Jumat.” (Al-Majmu’ Syarh Muhadzab, 1:287)

Diriwayatkan oleh Abdurrazaq dalam Al-Mushannaf, 3:197, bahwa Muhammad bin Ibrahim At-Taimi–salah seorang tabi’in–mengatakan, “Siapa saja yang memotong kukunya pada hari Jumat dan memendekkan kumisnya maka dia telah menyempurnakan hari Jumatnya.”

Semoga bermanfaat.

Exit mobile version