LOTIM LOMBOKita – Jambatan Penghubung Desa Perigi kecamatan suela kabupaten lombok timur yang tidak kunjung perbaiki mendapat kritikan oleh masyarakat. Bagaimana tidak, jambatan yang ambruk akibat banjir bandang kemarin di perbaiki oleh masyarakat.
Menurut salah satu masyarakat perigi, Rosdianto mengatakan jambatan ini merupakan satu satunya penghubung masyarakat sekitar. Namun hingga saat ini jambatan ini tidak ada perbaikan dari pemerintah.
“Kami selaku masyarakat tentunya merasa terbohongi oleh pemerintah yang sebelumnya akan segera membangun jambatan ini,”katanya.
Ia mengungkapkan, jambatan yang rusak akibat banjir ini, masyarakat sudah memperbaiki dengan membangun jambatan sementara menggunakan bambu yang dibeli oleh masyarakat.
“Sudah dibangun oleh masyarakat menggunakan bambu, kalau dari pemerintah belum ada,”paparnya.
Ketua Lembaga Kajian Kebijakan Transparansi (LK2T) Lombok Timur DR Karomi menyayangkan ketidak sigapan dari BPBD selaku Leading sektor. Seharusnya BPBD jangan memerikan bupati malu di depan masyarakat.
“Jangan berikan bupati berjanji di depan masyarakat, tapi faktanya tidak kunjung diperbaiki,,kalau seperti ini siapa yang malu,”katanya.
Menurut karomi, jambatan ambruk ini, bupati sendiri sudah beberapa kali melakukan kunjungan ke lokasi jambatan. Dimana setiap kali kunjungan, bupati selalu berjanji akan segera memperbaiki jambatan.
“Seharusnya para pembantu ini dengan sigap mencarikan jalan keluar, jangan seperti ini bupati dibuat malu,”sarannya.

