Site icon LOMBOKita

Harga Cabai di Lotim Mulai Menurun, Inflasi Lotimpun Menurun

Keterangan FOTO : Kepala Dinas Perdagangan Lotim Mahsin bersama H Subhan dari champion cabe saat memantau kegiatan operasi pasar berjalan, Senin (13/1)

LOTIM LOMBOKita – Gerak cepat pemkab Lombok Timur melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terkait Meroketnya harga komoditi cabai yang mencapai harga Rp 10O ribu, membuahkan hasil, selama sepekan menggelar operasi pasar rutin bersama champion cabai nasional, harga cabai di pasaran saat ini diangka Tujuh Puluhan ribu.

” Alhamdulillah selama sepekan menggelar operasi pasar murah cabai, sebagai mana hasil uji petik yang dilakukan TPID bersama dinas Perdagangan dipasaran terjadi penurunan harga,khusunya komoditi cabai,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan Lombok Timur Mahsin, di sela kegiatan operasi pasar murah, Senin (13/1),

Dikatakan maksin, sebelumnya harga cabai dipasaran Rp 100 ribu, sejak operasi pasar digelar alami penurunan diangka Rp 70 ribuan perkilogram.

” Dampak penurunan harga ini berdampak terhadap menurunnya inflasi Lombok Timur,” katanya.seraya mengatakan untuk harga dalam operasi pasar, harga cabai Perkilo Rp 60 ribu.

Saat harga cabai meroket angka Inflasi Lotim meningkat dari angka 2,75 meningkat menjadi 7,51 atau secara kewilayahan berada di peringkat Dua setelah Kota Mataram dan peringkat ke tujuh tingkat nasional.tetapi sekarang berada di peringkat ke Sembilan dan peringkat 14 tingkat nasional.

” untuk NTB Lotim sebelumnya di peringkat dua, sekarang berada peringkat Sembilan penurunan inflasi, begitu juga tingkat nasional dari urutan ke tujuh sekarang berada di urutan ke 14,” sebut Mahsin.

Mahsin juga menyebutkan, langkah menekan meningkatnya inflasi ini, Dinas Perdagangan bersama TPID dan Champion Cabai nasional, terus menggelar operasi pasar sampai harga normal.

” Operasi pasar berjala khusus cabai dan tomat akan terus digelar tiap hari, hingga harga dipasaran normal, ” sebutnya.

Exit mobile version