LOMBOKita – Sudah terdaftar menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) membuat Ripaan Hadi (30) tenang kala berobat.
Pasalnya, program yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan itu menjamin biaya pelayanan kesehatan Hadi dan keluarganya.
Beberapa waktu yang lalu, tepatnya awal tahun 2022, Hadi menuturkan pernah bermasalah dengan lambungnya sehingga harus dirawat di salah satu Puskesmas di daerah Kabupaten Lombok Timur.
“Bermanfaat sekali kartu JKN ini. Terlebih saat dulu saya harus dirawat inap dan kondisi ekonomi keluarga sedang kurang kondusif. Saya sudah pasrah cari pinjaman kalau tidak sanggup bayar, tapi ternyata saat menggunakan kartu JKN tidak ada biaya seperser pun yang saya keluarkan. Mulai dari dirawat sampai dengan keluar dari rumah sakit, semua dijamin JKN. Begitu juga untuk biaya rawat jalan rutin yang sampai sekarang saya jalani, semua ditanggung BPJS Kesehatan,” katanya di Selong, Jumat (26/08/2022).
Menurutnya, orang tidak akan pernah tahu kapan akan sakit atau harus berobat ke rumah sakit. Juga, belum tentu ada biaya untuk berobat. Maka dari itu, kehadiran Program JKN dari BPJS Kesehatan ini menenangkan hati masyarakat.
“Kemarin saudara saya harus segera dilarikan ke Puskesmas, karena kondisi darurat. Semenjak memegang kartu JKN, saya jadi tidak ragu lagi ke Puskesmas atau rumah sakit untuk memeriksakan diri dan keluarga,” ucap Hadi yang terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) tersebut.
Meski sudah menjadi peserta JKN, Hadi selalu berharap ia dan keluarganya senantiasa berada dalam kondisi sehat, sehingga ia berusaha menerapkan pola hidup sehat sehari-hari. Mulai dari mengurangi mengkonsumsi makanan yang asin dan manis, istirahat cukup, olahraga ringan, berhenti merokok, dan sebagainya.
“Kartu JKN yang saya miliki saat ini memang menjadi jaminan kesehatan andalan saya. Akan tetapi kita juga harus selalu menjaga kesehatan. Saat ini memang saya tidak sakit, tapi tidak tahu untuk ke depannya seperti apa. Pastinya saya ingin selalu sehat agar bisa tetap bekerja mencari nafkah. Semoga Program JKN ini bisa terus berjalan sehingga penduduk Lombok Timur khususnya dan masyarakat Indonesia bisa memiliki jaminan kesehatan yang membuat hati tenang,” katanya. /**

