LOMBOKita – Warga masyarakat Jakarta meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan wakilnya Sandiaga Uno untuk membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat, dan mempermudah persyaratan masuk kerja.
“Harapan saya semoga pengangguran di Jakarta semakin berkurang dan persyaratan untuk masuk kerja tidak dipersulit lagi dan harus disesuaikan,” kata seorang warga, Nadya kepada Antara, Selasa 17/10.
Seperti pada salah satu program kerja mereka yaitu OKE OCE (One Kecamatan, One Center for Enterpreunership), program tersebut berupaya untuk melahirkan kurang lebih 200 ribu pengusaha dengan membangun 44 pos pengembangan kewirausahaan warga Jakarta di setiap kecamatan tersebut dalam waktu lima tahun ke depan.
Keterbatasan lapangan kerja saat ini adalah termasuk ke dalam persoalan serius karena angka pengangguran di ibu kota sangat tinggi dan diperkirakan akan terus meningkat angka pengangguran tersebut jika tidak segera diselesaikan.
Namun, dalam menciptakan lapangan kerja di Jakarta, masyarakat meminta hal tersebut diutamakan untuk orang Betawi asli bukan untuk pendatang.
“Untuk mengurangi tingkat pengangguran, saya ingin bapak Anies Baswedan dan wakilnya dapat menciptakan lapangan kerja untuk Betawi asli bukan pendatang,” kata warga masyarakat lainnya, Tesa Azzahra.
Tesa menambahkan untuk Anies dan Sandi jangan terlalu banyak mengucapkan janji-janji mengenai program kerja yang akan mereka laksanakan untuk lima tahun ke depan karena masyarakat hanya butuh bukti bukan janji.
“Dengan adanya pemimpin baru dan program-program baru, kedepannya dapat membuka lapangan kerja semakin banyak karena tidak dapat terbantahkan lagi bahwa setiap orang-orang dari berbagai daerah mengadu nasib di Jakarta untuk mencari pekerjaan,” kata warga masyarakat lainnya, Yoga.

