Site icon LOMBOKita

Gara Gara Video Aksi Pelajar SMP Vs Mts Duel Viral, Berujung di Polisi

LOTIM LOMBOKita – Video baku hantam antara pelajar salah satu SMP Vs Mts di wilayah kecamatan Sakra Barat Lombok Timur, yang viral tersebut, ternyata membawa mudarat, kasus video.viral ini berujung di kepolisian.

Aksi baku hantam kedua pelajar tersebut terjadi saat pulang sekolah, Rabu (21/9) lalu sekitar pukul 14.00 Wita, dan aksi duel inipun di tonton teman temannya.

Aksi duel kkedua siswa menggunakan seragam sekolahnya inipun, sempat di vediokan rekan rekannya dan videonyapun di share di media sosial, dan salah satu pihak keluarga pelajar keberataran beredarnya video anaknya yang berkelahi menggunakan seragam sekolah tersebut di media sosial, dan langsung melapor ke pihak kepolisian.

Informasi yang di himpun, aksi duel yang viral di medsos tersebut, berawal dari saling tantang keduanya melalu watshapp, sepulang sekolah kedua siswa tersebut langsung menuju TKP yang telah mereka sepakati bersama.

Sesampai di TKP tanpa basa basi, salah satu siswa (pelapor) tiba tiba melayangkan tendatangan ke arah terlapor dan mengenai pinggang, terlapor yang diserang tiba tiba, langsung melakukan aksi balasan, dan memukul terlapor menggunakan tangan dan mengenai bahu dan kepala belakangnya, termasuk.membanting terlapor sampai berteriak kesakitan, saat membanting tersebut tangan kiri terlapor sempat terkena benturan dan patah.

Setelah bubar, pelapor maupun terlapor pulang ke rumah masing masing, sementara pelapor sesampai di rumahnya memberutahukan kejadian yang menimpanya,

Pihak keluarga terlapor, tak menerima perbuatan terlapor kepada anakny hingga alami patah tulang. Langsung mendatangi kantor polisi dan melaporkan kejadian tersebut.

Kapolsek Sakra Barat melalui Kasi Humas Polres Lotim,Iptu Nicolas Oesman saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan masus perkelahian pelajar SMP Vs Mts tersebut yang viral, dan kasusnyapun dalam penanganan pihak Polsek Sakbar dan Unit PPA Reskrim.

” Begitu mendapat laporan langsung di tindak lanjuti penyelidikan, dan Kasusnyapun kini dalam penanganan penyidik,” sebutnya.

Exit mobile version