LOMBOKita – Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN – KIS) telah memberikan harapan baru bagi masyarakat Indonesia. Pasalnya, sejak kehadiran Program JKN – KIS, jutaan masyarakat Indonesia telah merasakan manfaat dari kehadiran program yang diselenggarakan BPJS Kesehatan tersebut, terutama dalam hal kemudahan akses layanan kesehatan.
Saeful Fahmi (35) adalah pemuda asal Desa Pohgading Pringgabaya Kabupaten Lombok Tengah NTB. Saeful terdaftar sebagai peserta JKN-KIS segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari Pemerintah. Ia mengaku terbantu oleh Program JKN-KIS karena bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit dengan pelayanan yang sangat baik. Apalagi sakit yang diderita membuatnya harus seminggu dua kali menjalani cuci darah ke rumah sakit.
“Selama saya menggunakan kartu JKN-KIS untuk berobat dan cuci darah selama enam bulan di rumah sakit, alhamdulillah sampai saat ini semua tanpa kendala,” ujar Saeful, Selasa (31/05/2022).
Lebih lanjut Saeful juga menyatakan bahwa ia tidak dikenakan biaya tambahan apapun dan pelayanan yang ia dapatkan tidak ada perbedaan dengan pasien yang lainnya. Bukti nyata kehadiran pemerintah dalam menjamin kesehatan masyarakat telah ia rasakan sekeluarga dengan adanya kartu JKN-KIS tersebut.
“Pastinya dulu sebelum ada JKN – KIS saya takut kalau harus masuk rumah sakit karena biayanya mahal terlebih lagi biaya cuci darah yang sangat besar. Tapi kini tidak perlu khawatir lagi karena sudah dijamin melalui Program JKN-KIS. Sekali lagi saya ucapkan syukur alhamdulillah. Saya sudah terlindungi, berkat adanya JKN – KIS dari pemerintah ini saya terharu dan sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan pentingnya memiliki jaminan kesehatan,” ungkap Saeful.

