LOMBOKita – Rumah Sakit Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat (RSUP) kini sedang merawat empat orang pasien yang diduga suspek virus corona atau covid-19. Keempat pasien tersebut yakni satu orang berkewarganegaraan India, satu anak berusia empat tahun, dan dua orang lainnya baru tiba di Lombok usai melaksanakan ibadah umroh.

Kepala Bidang Pelayanan RSUD Propinsi NTB, Dokter Nyoman Wijaya Kusuma mengatakan, empat orang pasien diduga suspek virus Corona tersebut kini dirawat di ruang isolasi, dengan pengawasan dan perawatan khusus tim medis.
“Di UGD dengan anak-anak usia empat tahun, dengan kondisi suhu tinggi 39 derajat. Sehingga sampai hari ini di ruang isolasi kita sudah merawat empat orang pasien,” kata dokter Nyoman Wijaya Kusuma ditemui di RSUD Propinsi NTB, Rabu (4/3/2020).
Meski demikian, kata Nyoman Kusuma Wijaya, keempat pasien tersebut belum sepenuhnya memenuhi kriteria sebagai korban wabah corona. Sebab, keempatnya tidak menunjukkan gejala sesak napas.
“Kita tahu biasanya ada kriterianya, seperti panas, batuk, terus sesak napas, dan berasal dari daerah terinfeksi,” papar Nyoman Kusuma Wijaya.
Namun untuk antisipasi karena suhunya cukup tinggi, terutama pasien yang baru pulang umroh, serta pasien anak memiliki suhu badan hingga 39 derajat selsius dan pernah ada riwayat perjalanan ke daerah yang terjangkit virus Corona.
“Ini hanya masuk kriteria pasien dalam pengawasan. Walaupun belum suspec Corona, sesuai protap kita ambil samplenya untuk kita kirim ke Balitbangkes,” tandas dokter Nyoman Kusuma Wijaya.
Untuk sample pasien warga negara India, pihak RSUD Propinsi NTB sudah mengirim ke Balitbangkes pada Selasa (3/3) lalu. Untuk tiga pasien lain yakni dua yang dari umroh dan satu anak usia empat tahun, sample cairan tubuh baru, Rabu (4/3) dikirim ke Balitbangkes.
Untuk pasien terduga suspec terjangkit virus Corona warga negara India, kemungkinan Kamis (5/3) hari ini hasilkan dari sample yang dikirim akan keluar.
Perkembangan pasien sampai saat ini, kata Nyoman Kusuma Wijaya, sudah membaik. Suhu tubuh mulai menurun. Dari 39 derajat Celcius, sudah ke angka normal, ada yang 36 derajat Celcius. Dan secara klinis kondisi pasien ditegaskan tidak mengarah terjangkit virus Corona.
“Mudah-mudahan dari spesimen yang sudah kita kirim ke Balitbangkes, mendukung klinis yang kita tangani di sini,” tutup dokter Nyoman Kusuma Wijaya.
Untuk diketahui, satu pasien diduga suspec Corona, N (35 tahun) berwarga negara India adalah pasien rujukan dari Rumah Sakit Soedjono, Selong, pada Senin (2/3). Pernah melakukan perjalanan ke Malaysia dan singgah di Jakarta. Untuk dua pasien lainnya, T (50 tahun) dan A (49 tahun) asal Lombok Tengah, memiliki riwayat perjalanan usai umroh ke tanah suci.

