LOTIM LOMBOKita – Dinas Perdagangan Lombok Timur mulai menghitung total kerugian akibat kebakaran yang melanda Pasar Pringgebaya, Senin petang (27/4).
Kebakaran tersebut menghanguskan ratusan lapak serta sejumlah kios dan ruko pedagang.
“Kita mulai hitung total kerugian akibat kebakaran itu,” tegas Kepala Dinas Perdagangan Lotim, H. Hadi Fathurahman saat dikonfirmasi, Selasa (28/4).
Menurutnya, estimasi sementara kerugian diperkirakan mencapai lebih dari Rp5 miliar. Namun, pihaknya masih melakukan perincian detail terkait nilai kerugian tersebut.
Sementara itu, pihak kepolisian saat ini tengah melakukan olah TKP untuk menyelidiki penyebab kebakaran.
“Polisi sudah turun melakukan olah TKP,” ujarnya.
Hadi menambahkan, agar aktivitas jual beli tetap berjalan, pihaknya akan menurunkan alat berat untuk membersihkan puing-puing kebakaran. Langkah ini merespons permintaan pedagang agar lokasi segera dibersihkan.
“Dalam satu atau dua hari bekas puing kebakaran itu sudah dibersihkan sehingga pedagang bisa berjualan darurat sementara sambil menunggu perbaikan,” tandasnya.

