LOTIM LOMBOKita – Apes nasib
Abdullah (40) pendaki asal Rempung kecamatan Pringgasela Lombok Timur, Meninggal Dunia (MD) dalam perjalanan, setelah melakukan pendakian Gunung Rinjani sejak Senin (11/9) lalu.
Korban diduga MD akibat kelelahan usai mendaki Gunung Rinjani bersama Lima orang rekannnya, saat sampai antara pos 1 dan 2, korban mendaki melalui jalur selatan,
Terhadap kejadian ini, warga yang melihat kejadian langsung melaporkan ke petugas Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Resort Timbenuh Kecamatan Pringgasela Lotim, adanya laporan tersebut, Selasa (12/9) sekitar pukul 18.00 Wita, petugas BTNGR bersama anggota Polsek dan Koramil langsung menuju TKP dan mengevakuasi korban.
Kepala TNGR Lombok Dedy Asriady yang dikonfirmasi membenarkan adanya seorang pendaki MD dalam perjalanan pulang dari pendakian Rinjani.
” begitu mendapat informasi, langsung melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI, untuk melakukan evakuasi korban,” katanya.
Kapolres Lotim AKBP Herry Indra Cahyono melalui Kasi Humas Iptu Nicolas Oesman yang dikonfirmasi, membenarkan adanya laporan seorang pendaki asal Rempung meninggal dunia usai mendaki Rinjani
” korban di duga MD karena kelelahan saat sampai pos 3,” katanya.
Dan adanya informasi itupun, langsung bersama tim TNI Polri bersama petugas TNGR dan relawan langsung menuju TKP dan melakukan evakuasi.
” tim telah menuju TKP untuk melakukan evakuasi dibantu warga termasuk pihak keluarga korban,” sebutnya, diduga korban bersama rekannya mendaki melalui jalur illegal, sehingga keberadaannya luput dari pantauan petugas TNGR.
” korban telah dievakussi, dan langsung dibawa ke Puskesmas guna dilakukan visum, sebelum diserahkan kepihak keluarga untuk dimakamkan,” jelasnya

