LOMBOKita – Manchester City menjaga gebrakan mereka menuju gelar Liga Inggris dengan kemenangan 3-2 di markas West Bromwich Albion, ketika tim sekotanya Manchester United tetap terpaut lima poin dengan tetangganya berkat kemenangan 1-0 atas Tottenham Hotspur pada Sabtu.
Gol-gol dari Leroy Sane, Fernandinho, dan Raheem Sterling membawa sang pemuncak klasemen mengoleksi 28 poin — menyamai kebangkitan terbaik mereka setelah sepuluh pertandingan di musim Liga Inggris — ketika City mengoleksi gol ke-35 mereka.
Pada pertandingan yang dimainkan lebih awal, Jose Mourinho mendapatkan respon yang ia tuntut dari tim United asuhannya menyusul kekalahan mereka di markas Huddersfield Town, ketika gol di menit ke-81 yang dibukukan pemain pengganti Anthony Martial menjaga rekor kandang sempurna mereka.
Kemenangan ini, kemenangan beruntun keenam mereka di liga di Old Trafford tanpa kemasukan satu gol pun, membawa United mengoleksi 23 poin, unggul tiga angka atas Spurs ketika juara bertahan Chelsea dan Arsenal keduanya tertinggal satu poin dari rival Londonnya.
Manajer Chelsea Antonio Conte, yang memperlihatkan rasa dongkolnya pekan lalu ketika ditanyai mengenai cerita terkait kompatriotnya Carlo Ancelotti dengan posisinya, terlihat lebih gembira setelah gol Eden Hazard di menit ke-51, yang membawa timnya menang 1-0 pada pertandingan di markas Bournemouth untuk mempertahankan peringkat keempat mereka.
Arsene Wenger merayakan pertandingan ke-800nya di Liga Inggris sebagai arsitek tim ketika Arsenal bangkit dari tertinggal satu gol untuk menang 2-1 atas Swansea City, berkat gol-gol di babak kedua yang dibukukan Sead Kolasinac dan Aaron Ramsey.
Manajer Liverpool Juergen Klopp mengungguli sahabatnya, juru taktik tim Huddersfield David Wagner, dengan kemenangan 3-0 di Anfield, di mana gol-gol di babak kedua yang dibukukan Daniel Sturridge, Roberto Firmino, dan Georginio Wijnaldum mendongkrak “Si Merah” ke peringkat keenam dengan 16 poin.
Watford menelan kekalahan 0-1 dari tamunya Stoke City, melalui gol Darren Fletcher pada menit ke-16, yang membuat mereka turun ke peringkat ketujuh dengan 15 poin.
Pada bagian lain di klasemen, Crystal Palace lolos dari kekalahan dengan hasil imbang 2-2 saat berhadapan dengan West Ham United, di mana mereka bangkit dari tertinggal dua gol dan mengamankan hasil imbang pada menit ketujuh masa tambahan waktu melalui Wilfried Zaha.
City asuhan Pep Guardiola terus terlihat tidak dapat dihentikan di level domestik, membuka keunggulan dengan cara yang brilian saat Sane mencetak gol keenamnya dari tujuh pertandingan liga pada menit kesepuluh.
Mengendalikan permainan sepenuhnya Meski Jay Rodriguez sempat menyamakan kedudukan dengan cepat, City mengendalikan permainan sepenuhnya saat upaya Fernandinho terdefleksi untuk membawa mereka memimpin pada menit ke-15.
Pemain pengganti Sterling mencetak gol kesembilannya musim ini di semua kompetisi empat menit setelah masuk lapangan, di mana momen larut City yang menimbulkan kecemasan dalam perjalanannya menuju kemenangan beruntun ke-13 adalah saat Nicolas Otamendi tampil cerobih untuk membuat Matty Phillips mampu menyamakan kedudukan.
Sebanyak 28 poin yang dikumpulkan City menyamai koleksi poin Chelsea pada 2005 dan City sendiri pada 2011 — dan kedua tim itu kemudian memenangi gelar — namun tidak ada satu tim pun yang dapat menyamai selisih gol plus 20 pasukan Guardiola.
Sang manajer memiliki pujian khusus untuk Sane, menyebutnya sebagai “bakat istimewa” setelah City memperpanjang rekor tidak terkalahkannya di seia kompetisi untuk menjadi rekor klub yakni sebanyak 21 laga.
Mourinho memuji kemenangan United yang didapat dalam situasi berangin dan hujan pada pertandingan antara tim peringkat kedua dan ketiga yang dimainkan saat jam makan siang sebagai “layak” setelah mereka menciptakan banyak peluang.
Martial mengemas gol sepuluh menit setelah dimasukkan, meneruskan sundulan Lukaku dari tendangan gawang David de Gea.
Itu merupakan penyelesaian kaki kiri yang aneh dari pemain Prancis itu, untuk membuat Mourinho tersenyum, “Martial mencetak gol dengan tembakan yang buruk — namun tembakan-tembakan buruk dapat menjadi yang paling indah.” Wenger berada dalam suasana hati yang ceria setelah kemenangan Arsenal, menyebut “The Gunners” telah membuktikan kritik-kritik terhadap mereka keliru dengan membalikkan kedudukan untuk ketiga kalinya dalam sepekan.
“Kami kembali memperlihatkan kekuatan mental untuk bangkit dan memenangi pertandingan,” kata Wenger, yang kini hanya terpaut sepuluh pertandingan dari rekor mantan manajer United Alex Ferguson, yang menggenggam catatan 810 pertandingan di Liga Inggris sebagai manajer.

