Site icon LOMBOKita

Cakupan JKN, BPJS Kesehatan Lombok Timur Mencapai 99 46 Persen

Keterangan Foto,: Kepala Cabang BPJS Kesehatan Lotim Elly Widiani bersilaturrahmi dengan media,

LOTIM LOMBOKita – Kabupaten Lombok Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan cakupan kesehatan masyarakat. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Selong, Elly Widiani, mengungkapkan bahwa cakupan kepesertaan JKN di Lombok Timur telah mencapai 99,45%, jauh melampaui target nasional sebesar 98%.

Namun, tantangan baru muncul per 1 Februari lalu, di mana 63.000 peserta segmen PBI APBN dinonaktifkan. BPJS Kesehatan bersama Pemerintah Daerah Lombok Timur telah menyepakati skema khusus untuk menjamin warga tetap mendapatkan layanan, terutama bagi mereka yang membutuhkan penanganan mendesak.

“Jika ada masyarakat yang tiba-tiba nonaktif saat membutuhkan layanan di rumah sakit, ada skema reaktivasi melalui Dinas Sosial atau Dinas Kesehatan dengan kriteria tertentu,” ujar Elly Widiani.

BPJS Kesehatan mengajak masyarakat untuk memastikan status kepesertaannya tetap aktif sebelum masa libur Idul Fitri tiba. Masyarakat dapat cek status melalui aplikasi Mobile JKN, Layanan PANDAWA (WhatsApp): 0811 8 165 165, atau CHIKA (Chat Assistant).

“Jangan sampai saat sudah di rumah sakit baru bingung statusnya nonaktif. Segera cek lewat PANDAWA. Jika ada tunggakan, segera cicil atau lunasi agar perlindungan kesehatan keluarga tetap terjamin,” pungkas Elly.

BPJS Kesehatan juga memastikan pelayanan tetap berjalan selama libur Idul Fitri, dengan petugas piket tetap disiagakan untuk melayani koordinasi fasilitas kesehatan dan administrasi mendesak.

Exit mobile version