LOMBOKita – Naas nasib Briptu Khairul Tamimi alias Momon, salah seorang anggota Humas Polres Lotim, Senin (25/10) sekitar pukul 14.30 Wita ditemukan tewaa bersimbah darah di rumahnya.
Korban diduga ditembak oleh rekannya yang juga menjadi anggota polisi.
Kasus kematian Momon sempat menghebohkan warga setempat, termasuk institusi Polri khususnya Polres Lotim.
Informasi yang dihimpun, sebelum kejadian, korban bersama anggota polisi lainnya mengikuti kegiatan latihan beladiri untuk kenaikan pangkat di halaman Mapolres setempat.
Usai latihan beladiri, Momon langsung pulang dan tidak kunjung kembali ke kantor. Rekan korban yang berusaha menghubungi via HP juga tidak ada jawaban. Ternyata HP korban ketinggalan di kantor.
BACA JUGA
- LPA Lotim Kawal Kasus Dugaan Pemerkosaan Ayah Terhadap Anak Kandung
- Diancam Diusir, Anak SMP Diperkosa Ayah Tiri
Salah seorang rekan korban pergi mencarinya ke rumah. Dan bak disambar petir, rekan korban tersebut sontak kaget menemukan tubuh Momon tergeletak bersimbah darah dan sudah tidak bernyawa lagi.
Saat itu juga rekan korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Kapolres Lotim AKBP Herman Suryono.
Kapolres Lotim AKBP Herman Suryono yang mendapat laporan, berama anggota Inafis langsung ke lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara.
Jasad Momon langsung dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk dilakukan otopsi.
“Korban tewas akibat ditembak salah satu anggota polisi juga,” kata Kapolres seraya mengatakan, pelaku penembakan telah diamankan, dan sedang menjalani pemeriksaan.
“Saat ini terduga pelaku sedang menjalani proses pemeriksaan di Satreskrim Propam Polres Lotim,” sebut Kapolres.

